Sabtu, 08 Mei 2010

CURICULUM VITAE

DATA PRIBADI
Jenis Kelamin:
Laki-laki
Kota Sekarang:
Rembang, Indonesia
Tanggal Lahir:
12 November 1973
Kota Asal:
Tegal, Indonesia
Anak :
1.       Titania Aulia Putri
2.       Muhammad Salman Al-farisi

Status Hubungan:
Sudah Menikah
Pandangan Politik:
Agama:

KESUKAAN DAN MINAT 
Aktivitas:
Minat:
Acara TV Favorit:
Film Favorit:
Buku Favorit:
Kutipan Favorit:
Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang mengubahnya
Tentang Saya:
saya lulusan teknik lingkungan di yogyakarta tahun 2000



INFORMASI KONTAK 
Email:
gtriagung007@yahoo.com
Nomor Ponsel:
081325154801
Google Talk:
Tri Agung Giri Santoso
Situs Web:


RIWAYAT PENDIDIKAN DAN PEKERJAAN

Perguruan Tinggi:
SMA:

Lembaga/Perusahaan:
Jabatan:
Masa Kerja:
Oktober 2009 - Sekarang
Tempat:
Jakarta, Indonesia
Deskripsi:
PT. INDOMAS MULIA Bergerak di Bidang Enviromental Management System


Lembaga/Perusahaan:
Jabatan:
Masa Kerja:
Oktober 2008 - September 2009
Tempat:
Tangerang, Indonesia
Deskripsi:
PT. ECOSTAR ENGINEERING bergerak di bidang Water & Waste Water Treatment Specialist


Lembaga/Perusahaan:
Jabatan:
Masa Kerja:
Oktober 2005 - September 2009
Tempat:
Jakarta, Indonesia
Deskripsi:
PT. WAHANA TIRTA PERSADA bergerak di bidang Water & Waste Water Treatment Contractor


Lembaga/Perusahaan:
Jabatan:
Masa Kerja:
September 2000 - Agustus 2005
Tempat:
Tangerang, Indonesia
Deskripsi:
PT. PUJI LESTARI PURNAMA bergerak di bidang Chemical Water & Waste Water Treatment Service

LOWONGAN BISNIS

Sebuah Negara Membutuhkan Orang-orang yang akan mengisi lowongan di bidang-bidang berikut ini :
-         Wirausaha di bidang Properti
-         Wirausaha di bidang Kuliner
-         Wirausaha di bidang Pariwisata
-         Wirausaha di bidang Internet Marketing
-         Wirausaha di bidang Kesehatan
-         Wirausaha di bidang Keamanan
Syarat-syarat :
-         Umur terserah, Yang Penting Punya Visi. Percuma umur Muda kalau sudah mati Impian.
-         Kreatif dan Agresif
-         Berani jemput bola, tidak jaga gawang
-         Punya Otak yang digunakan untuk berpikir (kalau punya otak saja, mohon maaf, tidak akan diterima, karena ada banyak makhluk lain yang punya otak juga)
-         Mempunyai pola pikir “Gimana Nanti” bukan “Nanti Gimana”
-         Tidak harus Sarjana, yang penting Punya Komunitas Banyak
-         Mau Belajar, Mau diajar, Mau Mengajarkan
Buat yang memenuhi syarat-syarat di atas, silahkan ajukan lamaran, kirimkan surat lamaran dan CV Anda ke  :
PO BOX Negara Wirausahawan
NAH, Pemirsa.. Bagaimana? Ada yang tertarik ingin mengirimkan lamaran dan mengikuti testnya?
Ya, Itulah sekilas khayalan,  imajinasi atau Visi tentang adanya Negara yang warganya banyak memilih jalur Wirausaha daripada memilih jalur menjadi karyawan apalagi PNS. Ya, kenapa? Kalau seorang wirausaha sejati, pengusaha sejati, entrepreneur tentunya tidaklah merepotkan Negara, apalagi bangsa ini. Beda dengan seorang pencari kerja, yang merepotkan Negara. Kenapa? Karena menambah list jumlah pengangguran di Negara ini. Bayangkan kalau banyak dari lulusan kuliah, memilih jalur wirausaha setelah lulusnya. Woww.. akan bertambahlah list jumlah wirausaha di tanah air ini.
Namun, sayangnya masih banyak sekali lulusan kuliah yang memilih jalur kerja daripada memulai wirausaha. Dan ada banyak juga mahasiswa yang sekedar kuliah saja, tanpa diselingi berwirausaha di sela-sela waktu kuliah. Ya, ada beberapa juga yang kuliah sambil berwirausaha. Ini merupakan langkah bagus. Walau mungkin lebih tepat dengan istilah Wirausaha sambil Kuliah, bukannya Kuliah sambil Wirausaha.
Sebetulnya, seperti iklan yang tertulis di atas, peluang wirausaha di tanah air ini masih besar sekali daripada peluang mencari kerja. Persentase wirausaha di tanah air ini masih kecil sekali. Ada yang bilang berkisar 0,8%, ada juga yang bilang baru mencapai 1% dari total jumlah penduduk. Sedangkan persentase rata-rata yang baik untuk sebuah Negara adalah berkisar 4%. Wow.. jadi masih ada sekitar 3% yang lowong nih di bidang wirausaha. Bayangkan saja, dari 250 juta penduduk di tanah air ini, artinya ada sekitar 10 juta lowongan untuk menjadi wirausaha.
Nah, Bagaimana Pemirsa, Tertarik memasukkan Lamaran ke Lowongan yang Tersedia ini?

Related posts:
  1. Di Amerika, 74% Orang menjadi Kaya Karena Wirausaha
  2. Kuasai Hukum Uang, maka Uang berlimpah sudah pasti ada di Tangan!
  3. Peluang Bisnis dan Prospek Usaha di Tahun 2010
  4. Alhamdulillah… Saya diterima kuliah di Salah satu PTN di Semarang.. by Mikha Riandhani
  5. Sekilas Info buat Yang Sudah Mendaftar di UniversitasBisnis.com

Jumat, 07 Mei 2010

TUMPAHAN MINYAK MENYEBABKAN GANGGUAN KULIT


Sekelompok burung berisitirahat di sebuah pulau di Teluk Meksiko, yang tercemar tumpahan minyak akibat meledaknya anjungan minyak milik British Petroleum (30/4). AP/The Sun Herald, William Colgin

TEMPO Interaktif, New Orleans - Meskipun tumpahan minyak di Teluk Meksiko yang meluas dengan cepat membawa ancaman serius bagi ekosistem di sekitarnya, minyak itu sebenarnya tak terlalu berbahaya bagi manusia, kata para ilmuwan dari sejumlah organisasi pemerintah di Amerika Serikat. Jika minyak mentah itu mengenai kulit, memang dapat membuat kulit merah dan gatal, tapi minyak ini tak berdampak serius atau mematikan bagi manusia.

Anda juga harus makan banyak sekali ikan yang terkontaminasi minyak sebelum terkena gangguan kesehatan. "Ini adalah sebuah peristiwa lingkungan, bukan masalah kesehatan manusia," kata LuAnn White, dosen kesehatan lingkungan dan toksikologi di Tulane University.

Minyak tersusun dari zat kimia volatil yang mudah menguap ke udara, serta zat kimia lain yang lebih padat yang terbuat dari rantai karbon dan yang membentuk campuran minyak serta air yang lembek dan lengket seperti lumpur. Namun komponen itu tidak berbahaya.

Beberapa zat kimia volatil itu diasosiasikan dengan peningkatan risiko kanker, tapi konsentrasinya di udara amat rendah, sehingga tak berisiko pada kesehatan masyarakat. Banyak warga New Orleans yang kini mulai resah tentang pengaruh tumpahan minyak bagi kesehatan, setelah bau minyak merebak di kota itu pekan lalu. "Hidung manusia memang dapat mendeteksi keberadaan zat kimia itu pada level jauh di bawah angka yang dianggap berbahaya," kata White.

Gumpalan kental yang kerap diasosiasikan dengan tumpahan minyak itu juga relatif tak berbahaya. Berdasarkan laporan Badan Substansi Berbahaya dan Pencatatan Penyakit Amerika Serikat pada 2005, substansi ini memang dapat menyebabkan kulit kemerahan, tapi hanya sebatas itulah dampak terburuknya. White menyatakan bahwa minyak tak lebih beracun dibandingkan dengan banyak kosmetik. Apalagi sebagian besar zat kimia yang mudah terbakar telah menguap ke udara, sehingga tidak menimbulkan risiko kebakaran.

Mengkonsumsi ikan dan bahan pangan laut lain yang tercemar minyak juga tak menimbulkan risiko serius. Ikan, udang, atau kepiting yang tercemar minyak akan terasa seperti minyak, sehingga orang tak mau memakannya. Bahkan tiram, udang, dan kepiting, yang umumnya memiliki akumulasi minyak lebih tinggi dibandingkan dengan ikan, tak berbahaya bagi manusia. Meski orang tersebut terus mengkonsumsi makanan laut yang tercemar, minyak itu tak akan menimbulkan masalah dalam sistem pencernaan. "Anda harus makan banyak sekali ikan yang terkontaminasi selama 70 tahun untuk mengalami efek kesehatan serius," kata White.

Meski tak berbahaya, para pekerja di lokasi tumpahan minyak itu tetap mengambil langkah pencegahan. Mereka mengenakan celana panjang dan baju berlengan panjang untuk meminimalisasi kontak kulit dengan minyak. Pemerintah Negara Bagian Louisiana juga siap menutup pantai jika minyak mentah itu sampai ke daratan dalam jumlah besar. Louisiana dan NOAA juga menutup area itu dari aktivitas penangkapan ikan.

TJANDRA | LIVESCIENCE

Share on Twitter

Kamis, 06 Mei 2010

Senin, 03 Mei 2010

NEVER GIVE UP


Penulis : Andrie Wongso
Pada suatu sore hari, tampak seorang pemuda tengah berada di sebuah taman umum. Dari raut wajahnya tampak kesedihan, kekecewaan, dan frustasi yang menggantung. Dia hanya berjalan dengan langkah gontai ke sana kemari tanpa arti, seperti tak tahu apa yang dilakukannya. Sementara di taman itu banyak orang menikmati keindahan pepohonan yang sesekali diiringi kicauan burung, si pemuda hanya tertunduk lesu. Setelah sekian lama, ia kemudian terduduk di sebuah kursi taman dan menghela napas panjang.Saat itu, tiba-tiba pandangan matanya terpaku pada gerakan seekor laba-laba yang sedang membuat sarangnya di antara ranting sebatang pohon tempat dia duduk sambil melamun. Dengan perasaan iseng dan kesal, diambilnya sebatang ranting yang jatuh tak jauh dari tempatnya duduk. Seperti hendak melepaskan tak karuan yang melandanya, si pemuda segera mengarahkan ranting terseb ut untuk merusak sarang si laba-laba.Akibatnya, benang-benang sarang dari laba-laba yang sudah seperempat jadi itu pun rusak berantakan.
Setelah puas dengan kelakuannya, si pemuda memperhatikan ulah si laba-laba. Dalam hati dia ingin tahu, kira-kira apa yang akan dikerjakan laba-laba setelah sarangnya hancur oleh tangan isengnya? Apakah laba-laba akan lari terbirit-birit atau dia akan membuat kembali sarangnya di tempat lain?
Pertanyaan itu tidak membutuhkan jawaban untuk waktu yang lama. Karena si laba-laba kembali ke tempatnya semula dan mulai mengulangi kegiatan yang sama. Laba-laba merayap-merajut-melompat, dan dengan lincah ia menyusun helai benang yang dipintalnya dengan penuh ketekunan. Semakin lama, semakin lebar dania pun hampir menyelesaikan seluruh pembuatan sarang barunya. Setelah menyaksikan usaha si laba-laba yang sibuk bekerja lagi dengan semangat penuh memperbaiki dan membuat sarang baru, pemuda yang dari tadi memperhatikan ulah laba-laba kembali timbul rasa isengnya. Maka, kembali ranting si pemuda beraksi dengan tujuan menghancurkan sarang tersebut untuk kali kedua.
Setelah kembali hancur, pemuda kembali ingin tahu, apa yang akan dilakukan si laba-laba. Ternyata, tak disangka-sangka oleh si pemuda, untuk ketiga kalinya laba-laba mengulangi kegiatannya. Ia kembali memulai dari awal - dengan bersemangat merayap-merajut-melompat dan menyusun setiap helai benang yang dihasilkan dari tubuhnya. Dengan tekun laba-laba kembali memintal membuat sarang sedikit demi sedikit.
Demi melihat dan mengamati ulah laba-laba yang mau membangun sarang yang telah hancur untuk kali ketiga, sang pemuda mendadak sontak tersadarkan. Tidak peduli berapa kali sarang laba-laba dirusak dan dihancurkan, sebanyak itu pula laba-laba membangun sarangnya kembali. Semangat binatang yang begitu kecil, namun giat bekerja tanpa mengenal lelah, menimbulkan perasaan malu pada diri pemuda. Ia seperti mendapatkan pencerahan. Karena sesungguhnya, si pemuda yang tadinya merasa hati dan perasaannya gundah, rupanya baru saja mengalami satu kali kegagalan!
Karena itu, melihat semangat pantang menyerah laba-laba, dia pun berjanji dalam hati, "Aku tidak pantas mengeluh dan putus asa karena telah mengalami satu kali kegagalan. Aku harus bangkit lagi! Berjuang dengan lebih giat dan siap memerangi setiap kegagalan yang menghadang, seperti semangat laba-laba kecil yang membangun sarangnya kembali dari setiap kehancuran!" Segera, si pemuda bangkit, dan bertekad kuat untuk bekerja lebih giat lagi. Bila perlu, dia akan memulai dari awal lagi, tanpa putus asa.

Ini Dia Penduduk Dunia yang Awet Hidup


TEMPO Interaktif, Seattle - Pria Islandia dan perempuan Cyprus memiliki usia lebih lama dibandingkan penduduk lainnya di jagad raya ini. Data ini dirilis oleh Christopher Murray dari Universitas Washington di Seattle Amerika Serikat. Murray meneliti 1000 pria dan perempuan di antara usia 15-60 tahun di setiap negara.
Murray menemukan dari 1000 pria di Islandia, rata-rata yang meninggal di antara usia 15-60 tahun sekitar 64 (64,9) orang. Angka ini tertinggi di dunia tahun ini. Peringkat selanjutnya diisi oleh Swedia, Malta, Belanda, dan Swiss. 

Amerika Serikat menduduki peringkat 47 yaitu sekitar 129 (129,9) meninggal per 1000 pria. Laki-laki paling rentan mati sebelum usia 60 tahun adalah penduduk Swazilland. Menurut Murray 764 dari 1000 pria meninggal di negara bagian selatan benua Afrika itu.

Sedangkan untuk perempuan, penduduk Cyprus menduduki nomor wahid. Namun Murray tidak menyebut berapa jumlahnya. Dia hanya memberikan perbandingan bahwa pria beresiko mati dua kali lipat lebih banyak dibandingkan perempuan.

Seperti di Islandia dari 1000 perempuan yang mati di antara usia 15-60 tahun rata-rata berjumlah 44 (44,2) orang (jumlah pria yang meninggal 64). Angka ini menempatkan Islandia pada posisi ke-10 kategori kematian perempuan.

Perempuan Australia menempati ranking ke-6 yaitu 43 (43,9) orang meninggal per 1000 orang. Perempuan di negeri Abang Sam tercatat 77 (77,5) dari 1000 orang meninggal sebelum usia 60 tahun. Perempuan yang rentan meninggal berasal dari Zambia yaitu 605 per 1000 perempuan.
Reuters I Akbar Tri Kurniawan

Cina Hilangkan Bau Busuk Sampah dengan Meriam Deodoran

TEMPO Interaktif, Beijing – Pemerintah Beijing melancarkan perang terhadap bau menyengat dari tumpukan sampah dengan menggunakan semprotan deodoran raksasa. Akibat cuaca yang lebih hangat menyebabkan sampah membusuk meruap kemana-mana.

Karyawan di tempat pembuangan akhir atau TPA Sampah Gao'antun, di pinggiran kota, menggunakan lebih dari 100 meriam deodoran untuk pekerjaan besar ini. Sebelumnya para pejabat setempat meminta maaf atas pelanggaran bau yang datang dari tempat sampah.
Secara resmi ini disebut "semprotan deodoran tekanan tinggi dan jangka panjang." Mereka meledakan cairan yang dibuat dari ekstrak tanaman ke limbah sampah yang tumpukannya bisa mencapai 15 meter.
Senyawa biologis ini mampu menetralkan bau. Wangi ini menutupi bau sampah kemudian terkubur. Baru di atasnya tumpukan sampah disemprotkan deodoran. Perangkat lain yang juga telah diperkenalkan, termasuk mesin yang menghasilkan ekstrak gas untuk menghasilkan listrik.
Tapi limbah ahli manajemen telah menyatakan keraguan atas skema deodoran. "Meriam ini adalah alat penetralisir bau busuk yang harus digunakan dalam kondisi khusus. Tapi kita tidak bisa terus diledakan sepanjang hari," Kata Nie Yongfeng, Profesor dari lingkungan dan ilmu teknik di Universitas Tsinghua. “Jika peledakan meriam terus dilakukan setiap hari, mereka pasti akan menyebabkan polusi suara ke daerah sekitarnya."
TPA Gao'antun hanyalah salah satu dari banyak tempat pembuangan sampah akhir yang berjuang untuk memproses gunungan sampah yang dihasilkan oleh penduduk ibu kota Cina itu. Beijing mempunyai penduduk 17.6 juta warga, yang memproduksi 18.400 ton sampah rumah tangga setiap hari. Ada 90 persen dari yang dibuang di tersebar di 13 kota, menurut kantor berita Xinhua.
SKYNEWS| NUR HARYANTO

Iklan

 

Followers